Rapat Terbatas Tanggal 2014-02-14 Jam 00:09:30

Rapat Terbatas | Tanggal 14 Februari 2014 | Pukul 00:09:30
Pasca Letusan Gunung Kelud

Bismillahirrahmanirrahim. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Salam sejahtera untuk kita semua

Saudara Wakil Presiden dan peserta Rapat Terbatas Kabinet diperluas yang saya cintai, agenda pertemuan kita pagi ini adalah kegiatan tanggap darurat yang mesti kita lakukan menyusul terjadinya letusan Gunung Kelud tadi malam sekitar pukul 22.50 WIB. Tadi saya sudah mendapatkan penjelasan dari Menteri ESDM beserta Dr. Surono tentang apa yang terjadi termasuk apa yang sudah dilakukan sebelum letusan tadi malam hingga sekarang dan kedepan termasuk situasi di Jawa Timur dan Jawa Tengah utamanya sebaran abu yang menggangu penerbangan di zona itu.

Sebelumnya tadi pagi sekitar pukul 06.00, saya berbicara langsung dengan Kepala BNPB, Pak Syamsul Maarif, yang sekarang juga sudah di lokasi. Saya juga sudah berbicara dengan Gubernur Jawa Timur, Pak Karwo, yang sudah mendekati lokasi dalam perjalanan dari Surabaya menuju ke lokasi. Saya juga sudah memberikan instruksi kepada Panglima TNI dan Kapolri untuk segera, meskipun sesungguhnya TNI dan Polri juga sudah digelar di daerah pengungsian sejak seminggu yang lalu. Tetapi dengan letusan telah terjadi, saya meminta untuk ditingkatkan intensitas dan ekstensitas bantuannya.

Satu hal yang kita syukuri dan saya mengucapkan terima kasih baik kepada jajaran BNPB, TNI, Polri, ESDM dan Pemerintah Daerah bahwa tidak ada korban jiwa dari letusan yang berskala besar ini. Ini pelajaran yang dapat kita petik, kalau Saudara-saudara kita, masyarakat lokal sungguh mematuhi apa yang disampaikan pemerintah maka sesungguhnya kita bisa mencegah jatuhnya korban jiwa yang tidak perlu. Ini baik kalau dijaga budaya seperti ini, dengan demikian masyarakat juga mendengar dan mematuhi apa yang bisa disampaikan oleh Pemerintah, yang jelas sekarang ini kegiatan tanggap darurat sedang dilaksanakan di lapangan.

Oleh karena itu, rapat kita hari ini untuk pertama-tama mendengarkan secara sekilas dari Menteri ESDM dan kemudian Pak Rono tentang situasi terkini dan apa yang bisa terjadi pada hari-hari kemudian sehingga tanggap daruarat termasuk bantuan dan pelibatan Pemerintah Pusat itu tepat. Itu yang menjadi fokus dan agenda kita pada pertemuan hari ini. Panglima TNI masih ada di luar negeri, namun KSAD, KSAL, KSAU, dan KASUM saya hadirkan agar pelibatan TNI betul-betul sesuai dengan kebutuhan di lapangan,  dengan demikian akan menyukseskan kegiatan tanggap darurat yang ada di lapangan.

Saya baru saja berkomunikasi melalui ADC saya dengan Pangdam Brawijaya, memang Madiun masih ditutup, Surabaya juga, Malang juga, Solo juga, Jogja, sehingga kita akan lihat hari ini, besok, dan lusa kita mengutamakan kegiatan tanggap darurat di lapangan. Setelah itu, saya akan datang ke lokasi langsung untuk melihat seperti situasinya. Tetapi agar 2 (dua) hari ini fokusnya pada tanggap darurat, saya tidak ingin justru malah mengganggu nanti konsentrasi daerah, konsentrasi aparat keamanan, semuanya untuk pengungsi kita, saudara-saudara kita. Insya Allah pada hari ketiga nanti berkunjung kesana, hari ketiga atau hari keempat untuk melihat langsung keadaan di lapangan.

Sebelum kita lanjutkan, seperempat jam yang lalu, Sekretaris Kabinet mengajukan draf Keppres untuk pengangkatan Dr. Ir. Surono menjadi Kepala Badan Geologi ESDM, sudah saya tanda tangani dan dengan tugas baru, Pak Rono jalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Pak Rono adalah tokoh yang memiliki pengetahuan sangat luas tentang kegunungapian di Indonesia, juga pakar vulkanologi pada tingkat internasional dan selama ini menangani semua masalah keerupsian termasuk erupsi gunung-gunung berapi dengan tugas baru ini langsung bekerja, langsung berangkat ke lapangan menjalankan tugas dengan baik, bersama tentu Kepala Pusat Vulkanologi yang ada sekarang Saudara Indrasto, saya kira sudah ada di lapangan yang bersangkutan.

Saya kira itu, setelah break nanti, saya persilakan Menteri ESDM dan dilanjutkan dengan Badan Geologi Pak Rono. Kita break dulu dan nanti kita lanjutkan lagi.