Rapat Terbatas Tanggal 2014-03-19 Jam 15:00:00

Rapat Terbatas | Tanggal 19 Maret 2014 | Pukul 15:00:00
1. Penanganan Bencana Asap Riau; 2. Kampanye Pemilu Legislatif dari Aspek Keamanan; 3. Isu Pesawat Airlines yang terkait dengan Indonesia

Bismillahirrahmanirrahim. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Saudara Wakil Presiden dan para peserta Rapat Terbatas Kabinet yang saya hormati. Ada tiga agenda yang kita acarakan pada Rapat Terbatas kali ini. Pertama adalah kegiatan lanjutan operasi tanggap darurat untuk mengatasi bencana asap dan kebakaran ladang di Provinsi Riau. Kedua, upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat pada khususnya dan menjaga situasi keamanan di seluruh tanah air pada umumnya-- sebagai bagian dari tugas negara untuk memungkinkan pemilihan umum tahun ini berlangsung secara aman, tertib, dan lancar. Kita ingin mendengar laporan dari Kapolri nanti. Sedangkan yang ketiga adalah berkaitan dengan permintaan Malaysia terhadap Indonesia untuk ikut membantu mencari pesawat yang hilang atau belum ketemu. Saya ingin mendapatkan laporan perkembangan dari Menteri Luar Negeri dan pejabat terkait.

Meskipun sudah kita penuhi, tentu dengan penuh rasa tanggung jawab, tetapi saya mengikuti apa yang terjadi pada tingkat internasional berkaitan dengan hilangnya pesawat Malaysia itu. Negara-negara yang warga negaranya ikut menaiki pesawat itu dan tentu belum ketemu, diminta untuk memberikan profil orang per orang. Saya sudah mendapatkan laporan dari Menko Polhukam tidak ada yang aneh. Jadi kalau ada kecurigaan Malaysia atau pihak manapun “jangan-jangan ada warga negara dari negara manapun yang memiliki latar belakang misalnya terorisme”, itu tidak ada dari warga negara kita. Namun hal ini perlu dikomunikasikan dengan gamblang, jangan sampai ada spekulasi dan berita-berita yang tidak benar. Saya mendengar ada berita dari satu titik ke titik yang lain tentang itu. Saya berharap kita bisa menjelaskan dengan gamblang, jelas, dan tegas bahwa tidak perlu ada kecurigaan seperti itu dari hasil pengecekan kita di dalam negeri.

Yang kedua dan ketiga sekali lagi pengamanan kegiatan kampanye itu penting. Tolong disampaikan nanti kepada saya. Saya juga mengikuti tentu setiap hari, yang kedua juga urusan kita dengan Malaysia tadi.

Kembali kepada operasi tanggap darurat untuk mengatasi bencana, Saudara juga mengikuti saya berangkat bersama pejabat yang terkait di sini, cukup lumayan-- tiga hari dua malam. Saudara juga sudah mengikuti apa saja yang mesti kita lakukan ke depan nanti. Yang penting, tiga minggu alokasi waktu yang saya berikan kepada satuan tugas yang melaksanakan operasi terpadu ini, asap harus hilang, api harus padam. Meskipun, alhamdulillah, ketika saya dan rombongan meninggalkan Riau pada hari Senin, dalam waktu tiga hari jauh membaik dibandingkan ketika kami baru mendarat di lapangan terbang Pekanbaru. Tetapi tentu benar-benar harus dituntaskan dalam waktu yang telah kita tetapkan.

Saya ingin mendengar implementasi dari semuanya itu. Yang penting setelah itu, April hingga September-Oktober tahun ini akar-akar masalah dan penyebab utama dari terus terjadinya kebakaran ladang dan bencana asap di Riau itu harus disentuh. Ini yang bisa mengubah sejarah di Riau untuk tidak setiap tahun selalu terjadi kebakaran. Ini tahap kedua yang juga harus sangat serius kita lakukan, tetapi ini tentu yang penting kami teduh setelah mendengar ibu-ibu mengatakan, “Pak, sudah lama kami tidak melihat matahari, bahkan anak-anak kami beberapa hari tidak bersekolah, kegiatan terhenti, dan ini dan itu. Ketika itu berakhir dan berubah tentu it is a good beginning yang mesti ditindaklanjuti. Saya katakan di Pekanbaru, Riau bisa berubah kalau kita sendiri yang mengubahnya, Riau sendiri. Pemerintah pusat akan membantu habis, tapi di sana ‘pertempurannya’ dan itulah yang hendak kita lakukan nanti April kedepan. Sehingga kita tidak menjadi pemadam kebakaran-- the real pemadam kebakaran.

Itulah Saudara-saudara, tiga hal yang menurut saya menjadi agenda yang harus kita bahas pada hari ini. Besok ada acara kita bersama Pimpinan Lembaga-lembaga Negara, tuan rumahnya MPR. Kemudian lusa, hari Jumat, saya ingin khusus mendengarkan laporan dari Menteri Keuangan dan Menteri-menteri terkait untuk pengelolaan ekonomi, meskipun saya pantau tidak ada yang luar biasa. Semuanya mengalir, perbaikan ekonomi kita sudah nampak tetapi sekali lagi kita harus mengelola dengan sungguh-sungguh karena tentu dengan pemilu ini politik akan menghangat dan tentu ada ekses di sana-sini. Tetapi kalau ekonomi terkelola dengan baik, Insya Allah, semua akan menjadi baik terutama yang berkaitan dengan kehidupan rakyat-- apakah stabilitas harga, ketersediaan bahan pokok, transportasi, dan lain-lain.

Itulah tiga hal penting Saudara yang saya sampaikan dan apa yang hendak kita lakukan hari ini, besok, dan lusa. Dengan pengantar itu, nanti saya persilakan pertama-tama Menko Kesra untuk menyampaikan laporan dan penjelasannya.

Terima kasih.

(HUMAS SETKAB)