Rapat Terbatas Tanggal 2014-04-02 Jam 11:00:00

Rapat Terbatas | Tanggal 02 April 2014 | Pukul 11:00:00
1. Masalah Listrik di Sumatera Utara; 2. Masalah Bandar Udara Ahmad Yani di Semarng, Jawa Tengah.

Bismillahirrahmanirrahim. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Salam sejahtera untuk kita semua

Saudara Wakil Presiden dan para peserta Rapat Terbatas Kabinet yang saya cintai, agenda rapat kita hari ini ada dua. Satu, saya ingin mendapatkan laporan atas tindak lanjut pengembangan dan peningkatan kapasitas Bandar Udara Semarang. Saya tahu, beberapa saat terhenti karena tidak ada kesesuaian di antara pihak-pihak terkait, termasuk antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah. Namun saya senang, setelah saya keluarkan instruksi, pada tanggal 14 Maret yang lalu sudah dilakukan pembahasan yang intensif dan kemudian sudah ada solusi. Tolong dilaporkan hari ini karena saya ingin segera dilaksanakan. Sudah lama ditunggu untuk betul-betul dilakukan peningkatan kapasitas di Bandara Udara tersebut.

Yang kedua, berkaitan dengan solusi atau peningkatan daya listrik untuk Provinsi Sumatera Utara. Kita tahu ada shortage-- yang diharapkan untuk keperluan sekarang sebesar 1.800 megawatt sedangkan yang bisa disuplai itu sekitar 1.600 megawatt, ada kekurangan 200 megawatt. Yang itu, setelah saya cek langsung di lapangan, di Medan, memang peningkatan industri komersial dan juga rumah tangga yang cukup tajam. Dengan demikian, memang kurang dan harus ada solusi jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang. Saya berbicara dengan Saudara Gubernur Sumatera Utara dan tentu Menteri terkait dan Dirut PLN-- waktu itu saya telepon sudah ada solusinya, tolong dilaporkan kepada saya untuk segera diimplementasikan.

Saudara-saudara, itu yang menurut saya mendesak, immediate, setelah sekali lagi pada tanggal 14 Maret yang lalu, saya meresmikan pembangunan proyek pipa LNG dari Kepodang ke Semarang dan ketika tanggal 27 Maret yang lalu, beberapa hari yang lalu, saya meresmikan Bandar Udara Internasional Kuala Namu.

Saya ingin semuanya berjalan sehingga sisa masa bakti Kabinet kita ini, sekitar tujuh bulan lagi, yang bisa kita rampungkan, rampungkan, apalagi kalau itu memang menjadi tanggung jawab era kita, Kabinet ini. Tetapi yang multiyears, yang akan berlanjut pada tahun-tahun berikutnya lagi, banyak sekali proyek MP3EI yang sudah rampung tetapi ada juga yang sedang dalam konstruksi, yang itu selesainya pada pemerintahan yang akan datang. Namun apa yang bisa kita percepat, kita percepat. Kita mengurangi sebanyak mungkin permasalahan pada pemerintahan mendatang. Ini tanggung jawab moral kita dan mari kita laksanakan dengan sepenuh hati.

Saudara-saudara, sebelum saya mempersilakan Menko Perekonomian untuk melaporkan tentang dua hal tersebut, hari ini kita berduka karena Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka wafat kemarin sore. Beliau memimpin pramuka kita selama dua periode (2003-2013). Saya mengenal Almarhum sebagai tokoh yang tekun, yang ingin betul membawa perubahan dari organisasi gerakan pramuka yang dipimpin oleh Almarhum dan saya ingat betul ketika saya instruksikan kepada Almarhum untuk melakukan revitalisasi gerakan pramuka di tanah air kita, tugas itu dilaksanakan dengan sepenuh hati, dengan baik. Sejak tahun 2006 hingga sekarang ini, kegiatan pramuka meningkat dengan signifikan, baik di dalam maupun di luar negeri. Itu bagus untuk pembangunan watak atau character building bagi generasi muda kita, termasuk pelatihan kepemimpinan bagi anak-anak kita. Oleh karena itu, kita berduka. Saya akan menghadiri upacara persemayaman sebentar lagi, sekitar jam 13.00 yang akan dilaksanakan di Markas Besar Kwarnas di depan Stasiun Gambir.

Itulah yang ingin saya sampaikan. Saya persilakan setelah ini Menko Perekonomian untuk menyampaikan laporan dan presentasinya. 

(Humas Setkab)