Info Sidang
Sidang Kabinet
  1. 16 April 2018,  15:00:00
  2. 16 April 2018,  14:00:00
  3. 09 April 2018,  15:00:00

 

 

Kuesioner

Apakah pencarian informasi mengenai persidangan kabinet cukup mudah?

  • Ya
  • Tidak
  • Tidak Tahu
  • Mungkin

Apakah informasi mengenai sidang kabinet sudah lengkap?

  • Ya
  • Tidak
  • Tidak Tahu
  • Mungkin

Apakah informasi persidangan kabinet selalu up to date?

  • Ya
  • Tidak
  • Tidak Tahu
  • Mungkin

Apakah informasi persidangan kabinet bermanfaat?

  • Ya
  • Tidak
  • Tidak Tahu
  • Mungkin
Sidang Kabinet Paripurna Tanggal 03 January 2018 Pukul 14:00:00
Sidang Kabinet Paripurna | Tanggal 03 Januari 2018,  Pukul 14:00:00
Pembahasan : Program dan Kegiatan Tahun 2018

Bismillahirrahmanirrahim.

          Assalamualaikum warahmatulahi wabarakatuh.

          Selamat pagi... selamat siang, salam sejahtera bagi kita semuanya. Om swastisatu. Namo buddhaya. Salam Kebajikan.

          Pertama-tama, saya ingin menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh Menteri, Panglima TNI (Tentara Nasional Indonesia, red.), Kapolri (Kepala Kepolisian Republik Indonesia, red.), Jaksa Agung dan Kepala Lembaga Pemerintahan Non Kementerian atas kerja kerasnya, atas kerja bersama-samanya di tahun 2017 yang lalu. Dan untuk tahun ini walaupun tahun 2018 adalah tahun politik, sekali lagi saya ingin ulangi, saya minta tetap fokus bekerja terutama untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, mengatasi ketimpangan, menurunkan angka kemiskinan.

          Kepercayaan dunia internasional kepada kita juga semakin tinggi karena melihat apa yang sudah kita kerjakan, baik reformasi di perizinan, di regulasi maupun perbaikan-perbaikan dalam kemudahan berusaha, saya kira terakhir kita tahu semuanya Fitch Rating mengumumkan peningkatan peringkat dari yang sebelumnya BBB- menjadi BBB, dengan outlook stabil.

          Faktor utama yang memicunya adalah upaya Indonesia untuk terus meningkatkan ketahanan ekonominya terhadap goncangan, baik... terutama goncangan eksternal, dan secara konsisten kita terus bisa menjaga stabilitas itu. Dan apa yang sudah kita kerjakan pada tahun yang lalu harus kita perbaiki terus di 2018 (tahun 2018, red.) ini.

          Yang kedua, untuk upaya penanggulangan kemiskinan dan ketimpangan sosial, baru saja saya mendapatkan laporan dari BPS (Badan Pusat Statistik, red.) bahwa September 2017 jumlah penduduk miskin di Indonesia sebesar 26,58 juta orang, atau 10,12%, turun 0,52% diba... jika dibandingkan pada bulan Maret 2017, yaitu sebesar 27,77 juta orang. Dan juga berkurang dibandingkan dengan September 2015 yang mencapai 11,13% dan 10,70 pada September 2016.

          Tapi kita masih memiliki pekerjaan rumah untuk menurunkan indeks kedalaman kemiskinan dan indeks sebaran kemiskinan, baik di pedesaan maupun di perkotaan. Oleh karena itu, saya ingatkan agar angka inflasi, stabilitas harga-harga bahan pokok terus dikendalikan. Kemudian program rastra (beras untuk keluarga sejahtera, red.), program bantuan pangan non tunai yang rencananya akan didistribusikan di awal tahun segera dijalankan secara tepat waktu dan tepat sasaran. Kemudian program cash for work, baik melalui skema Dana Desa atau pun melalui program padat karya di Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, red.), di Kementerian Perhubungan, di Kementerian Pertanian, Kementerian KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan, red.) harus segera dikerjakan, harus segera dijalankan.

          Saya juga mendapatkan laporan dari Menteri Keuangan bahwa anggaran desa sebesar 20% sudah bisa dicairkan pada bulan Januari ini. Dan seharusnya dana ini sudah bisa langsung dieksekusi untuk mendukung program-program cash for work.

          Yang ketiga, saya ingin di 2018 ini kita memberikan perhatian pada peningkatan investasi SDM (Sumber Daya Manusia) karena jumlah penduduk kita 250 juta, 60% di antaranya adalah anak-anak muda. Bonus demografi ini harus menjadi kekuatan dan peluang kita melalui peningkatan pendidikan dan pelatihan vokasi yang sudah mulai kita jalankan sejak 2017.

          Kita harus terus memperbaiki piramida kualifikasi tenaga kerja kita agar menjadi tenaga yang terlatih, yang terampil, sehingga bisa terserap semuanya oleh industri-industri kita. Kita ingin keahlian, ketrampilan yang diajarkan di sekolah-sekolah vokasi harus benar-benar sambung dengan dunia kerja, dengan kebutuhan industri. Dan kita juga tidak boleh melupakan calon tenaga kerja yang saat ini mayoritas masih berpendidikan SD (Sekolah Dasar, red.) dan SMP (Sekolah Menengah Pertama, red.), harus kita upgrade, kita perbaiki, kita tingkatkan kompetensinya. Misalnya melalui program pelatihan kerja, pemagangan, program sertifikasi yang juga sudah kita mulai tetapi perlu kita perluas sesuai dengan kebutuhan industri-industri kita.

          Terakhir saya ingatkan, karena DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran, red.) saya serahkan di akhir tahun 2017, saya minta seluruh kementerian/lembaga segera mengeksekusi program dan kegiatan kerja yang telah direncanakan. Sekali lagi, saya ingin mengulangi, jangan sampai kebiasaan-kebiasaan yang lama, yang busniess as usual, yang rutinitas, yang monoton, itu harus kita buang. Kita harus jadikan tahun 2018 itu betul-betul sebuah kerja yang dimulai sejak awal, sehingga kita harapkan sekali lagi, kemiskinan, ketimpangan dan keterbelakangan bisa kita tuntaskan.

          Saya kira itu yang bisa saya sampaikan pada kesempatan yang baik ini. Dan saya juga mengapresiasi kemarin ada apa, ada Elekyo Band, “jelek, ya biar”. Saya kira itu juga menunjukkan kekompakan kita semua dalam bekerja.

          Terima kasih.