Rapat Terbatas Tanggal 30 May 2018 Pukul 13:30:00

Rapat Terbatas | Tanggal 30 Mei 2018 | Pukul 13:30:00
Persiapan Menghadapi Idul Fitri 1439 H/2018 M

(Kapolri Tito Karnavian)

  1. Menteri Pertanian dan Menteri Perdagangan meyakini bahwa suplai cukup untuk semua komoditas pangan sampai dengan hari raya Idulfitri mendatang. Proses distribusinya harus terus dijaga dan diawasi.
  2. Kepolisian bersama Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, KPPU, dan Bulog sudah membuat Satgas Pangan. Sampai dengan Mei, Satgas Pangan sudah melakukan operasi penegakan hukum sebanyak 421 kasus dengan 397 tersangka.
  3. Pemerintah akan terus melakukan penegakan hukum yang tegas kepada mafia pangan untuk memberikan efek deteren. Karena penimbunan mafia ini bisa membuat terjadinya kenaikan harga dan kelangkaan barang sehingga membebani masyarakat.
  4. Kepolisian sudah menyiapkan keamanan untuk mewaspadai aksi-aksi terorisme. Selain itu, kepolisian juga menyiapkan posko-posko di semua pelabuhan, bandara, terminal, dan stasiun serta melakukan Operasi Cipta Kondisi untuk mengantisipasi terjadinya kejahatan-kejahatan konvensional seperti copet, jambret, hipnotis, dan sebagainya.
  5. Sweeping selama bulan Ramadan hanya boleh dilakukan oleh aparat penegak hukum, bukan oleh organisasi kemasyarakatan (ormas). Kapolri sudah memerintahkan jajarannya untuk melakukan koordinasi tentang masalah sweeping tersebut dengan stakeholder terkait, seperti Pemda, Dinas Pariwisata, dan pengusaha tempat hiburan.
  6. Pemerintah juga menyiapkan lokasi penjualan BBM di beberapa tempat, termasuk menyiapkan motor penjual BBM.
  7. Kementerian Kesehatan juga menyiapkan tenaga medis yang bisa mobile dengan motor untuk membantu pemudik yang sakit.
  8. Basarnas, Polri, dan TNI siap membantu masyarakat jika terjadi bencana alam, seperti erupsi Gunung Sinabung dan Merapi, banjir, dan longsor. Ada 1.191 titik rawan longsor di sekitar jalur mudik.

 

(Menteri PUPR Basuki Hadimuljono)

  1. Mudik yang nyaman dan lancar tergantung dari tiga aspek, yaitu: (1) Kesiapan sarana dan prasarananya; (2) Rekayasa lalu lintasnya; (3) Perilaku para pengendara.
  2. Jalan nasional di Jawa ada 3 jalur, yaitu Pantura (Pantai Utara) sepanjang 1.341 kilometer, Tengah sepanjang 1.197 kilometer, Pansela (Pantai Selatan) sepanjang . 1.405 kilometer. Total semua 3.943 kilometer, kondisinya sekarang 90% mantap, artinya semua kondisi baik 90%. Jadi ini lebih baik dari tahun 2017 kemarin.
  3. Selain jalan nasional, ada juga jalan tol dari Jakarta ke Surabaya sepanjang 760 kilometer, dengan rincian 525 kilometer operasional penuh, 235 kilometer masih fungsional.
  4. 5 ruas fungsional jalan tol itu adalah Pemalang–Batang 39 kilometer, Batang–Semarang 74 kilometer, Salatiga–Solo 32 kilometer, Sragen–Ngawi 55 kilometer, dan Wilangan–Kertosono.
  5. Untuk jalan tol layang (elevated) Cikampek, pada H-10 semua pekerjaan akan dihentikan dan dibersihkan jalurnya untuk memperlancar arus mudik.
  6. Jalur mudik via jalan tol akan disediakan rest area tipe A di setiap 20 kilometer. Di rest area tersebut akan ada toilet, musala, warung UKM, pos BBM, pos kesehatan, pos kepolisian dan lain-lainnya yang dibutuhkan pemudik.
  7. Untuk jalur mudik di Sumatra, khususnya Jalan Lintas Timur, hampir keseluruhannya 90% dalam kondisi baik, jadi siap untuk dilewati.
  8. Selain Jalan Lintas Timur Sumatra, ada tambahan ruas tol di Sumatra sepanjang 245 kilometer, dengan rincian 120 kilometer operasional penuh, 125 kilometer fungsional. Ruas-ruas itu adalah Bakauheni–Terbanggi Besar, Terbanggi Besar–Kayu Agung, Palembang–Indralaya, Medan–Binjai, Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi, dan Belawan–Medan–Tanjung Morawa.
  9. Fasilitas mudik lainnya, akan disediakan 26 mobile toilet unit, 30 mobil tinja, 4 toilet cabin, 47 mobile reader yang untuk di daerah operasional karena memakai non-cash dan 50 top-up tunai.
  10. Seperti halnya dengan kepolisian, Kementerian PUPR juga membuat posko-posko bencana.

 

(Menteri Perhubungan Budi Karya)

  1. Kementerian Perhubungan telah melalukan pemetaan (mapping) terhadap angkutan-angkutan yang akan digunakan dalam arus mudik, baik angkutan laut, darat, dan udara. Pertumbuhan penumpang angkutan udara pada mudik tahun 2017 sebesar 8,47% harus mendapatkan perhatian khusus.
  2. Kementerian Perhubungan sudah melakukan koordinasi dengan stakeholder untuk meningkatkan kapasitas dan meningkatkan kualitas angkutan udara.
  3. Peningkatan kapasitas dilakukan dengan penambahan slot, penambahan wide body, dan penambahan jam operasional.
  4. Peningkatan kualitas diantaranya melakukan ramp check, dan juga bersama Kapolri melakukan penuntutan terhadap candaan bom.
  5. Pertumbuhan penumpang kereta api dan bus cenderung stagnan.
  6. Untuk angkutan laut yaitu kapal, Kementerian Perhubungan akan menjadikannya sebagai moda angkutan dengan mengadakan mudik gratis untuk 15.000 orang.
  7. Untuk mudik menggunakan kendaraan pribadi tumbuh 16% dan menggunakan motor naik 33%. Ini harus menjadi perhatian, karena tahun lalu kecelakaan karena motor sebesar 70-74%.
  8. Pemerintah menganjurkan mudik jangan menggunakan motor.
  9. Kementerian Perhubungan telah melakukan koordinasi dengan Organda dan asosiasi truk untuk melakukan pembatasan jam operasional truk dari jam 00.00–24.00 pada tanggal 12–14 Juni dan tanggal 22–24 Juni.
  10.  Kementerian Perhubungan menambah program mudik gratis dari tahun lalu 166.000 pemudik menjadi 245.000 pemudik pada 2018.