Info Sidang
Sidang Kabinet
  1. 20 Juli 2018,  10:00:00
  2. 18 Juli 2018,  14:30:00
  3. 09 Juli 2018,  14:00:00

 

 

Kuesioner

Apakah pencarian informasi mengenai persidangan kabinet cukup mudah?

  • Ya
  • Tidak
  • Tidak Tahu
  • Mungkin

Apakah informasi mengenai sidang kabinet sudah lengkap?

  • Ya
  • Tidak
  • Tidak Tahu
  • Mungkin

Apakah informasi persidangan kabinet selalu up to date?

  • Ya
  • Tidak
  • Tidak Tahu
  • Mungkin

Apakah informasi persidangan kabinet bermanfaat?

  • Ya
  • Tidak
  • Tidak Tahu
  • Mungkin
Rapat Terbatas Tanggal 05 January 2018 Pukul 14:00:00
Rapat Terbatas | Tanggal 05 Januari 2018,  Pukul 14:00:00
Pembahasan : Peningkatan Investasi dan Perdagangan

(Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal)

Presiden menekankan, bahwa beliau ingin melihat bukan hanya nilai atau kuantitas dari investasi, tapi juga kualitas. Karena sebetulnya masyarakat tidak peduli masalah investasi, yang masyarakat peduli adalah lapangan kerja. Pekerjaan-pekerjaan yang berkualitas tinggi yang bisa membuat pekerja-pekerja kita naik kelas ke pekerjaan-pekerjaan yang nilai tambahnya lebih besar dan memberikan penghasilan yang lebih tinggi. Jadi di tahun 2018 ini, kita mau menekankan kualitas dari investasi, bukan hanya kuantitas.

Tantangan kita itu implementasi dan eksekusi. Misalnya, indeks kemudahan berusaha (ease of doing business) yang tahun ini kita targetkan Indonesia masuk Top 40. Ease of Doing Business dari Bank Dunia terdiri dari 10 komponen, mulai dari susah gampangnya sambungan listrik, cepat lambatnya dapat izin bangunan, cepat lambatnya menyelesaikan sengketa di pengadilan. Karena itu, sistem di pengadilan harus diperbaiki, sistem di PLN harus diperbaiki, dan sistem dinas yang memberikan izin bangunan harus diperbaiki. Sistem-sistem harus dibuat online, dokumen-dokumen harus dibuat digital. Tidak ada jalan lain. Ini semua adalah implementasi dan eksekusi.

Presiden dan Wapres juga menekankan, benar-benar dibutuhkan sebuah perubahan paradigma, perubahan mindset, perubahan mental. Perubahan mental dari mental penguasa menjadi mental pelayan. Ini adalah masalah birokrasi yang kita hadapi. Tadi bahkan Presiden pakai istilah "kita ini sangat feodal sekali". Kita duduk dengan gagah dan megah, menganggap diri kita penting, menunggu investor datang kepada kita seolah-olah mereka butuh kita. Padahal sebaliknya, kita butuh mereka. Jadi tadi juga diimbau supaya kita mulai mensosialisasikan perubahan sikap, perubahan orientasi, dari penguasa menjadi pelayan.

Berdasarkan data-data BKPM, seringkali perizinan itu berkepanjangan di pemerintah daerah. Ini adalah salah satu tantangan yang kita harapkan bisa kita selesaikan melalui Paket Kebijakan Ekonomi ke-16 tentang Single Submission (sistem perizinan terintegrasi), dimana kita kumpulkan semua pemda-pemda untuk duduk dengan kementerian/lembaga di pusat. Dan kita harus pilih satu persatu, kita harus memprioritaskan daerah-daerah yang mencakup mayoritas investasi proyek terbesar. Presiden memberikan batas waktu bulan Maret 2018, sistem single submission sudah harus berjalan. 

Tadi saya juga sampaikan, bahwa saat ini dari sudut pandang BKPM ada dua sektor yang paling strategis. Yang pertama, pariwisata, karena hasilnya cepat. Dampak berupa lapangan kerjanya cepat, penghasilan devisanya jalan, dan sektor jasa juga meningkat karena semua layanan pariwisata dilakukan oleh manusia, jadi menghasilkan lapangan kerja.

Yang kedua adalah e-commerce. Berdasarkan perhitungan BKPM, tahun 2017 total investasi ke e-commerce itu lebih dari 5 miliar dolar. Itu artinya, separuh dari jumlah investasi di sektor migas di tahun 2016. Jadi nilainya besar sekali, pertumbuhannya tinggi sekali. Perhitungan saya kira-kira 50-80 persen year on year. Jadi ini sesuatu yang harus kita dukung.

Target e-commerce tahun ini cukup beragam. Kita tahu bahwa banyak sekali yang masuk dari Cina, seperti Alibaba, dan ada juga Tencent yang kabarnya mau masuk ke gojek. Selain itu, cukup banyak dari ventura-ventura Silicon Valley Amerika. Kita juga sedang mengupayakan supaya lebih banyak lagi masuk dari Eropa dan Jepang.