Info Sidang
Sidang Kabinet
  1. 08 November 2018,  15:00:00
  2. 07 November 2018,  11:00:00
  3. 02 November 2018,  08:30:00

 

 

Kuesioner

Apakah pencarian informasi mengenai persidangan kabinet cukup mudah?

  • Ya
  • Tidak
  • Tidak Tahu
  • Mungkin

Apakah informasi mengenai sidang kabinet sudah lengkap?

  • Ya
  • Tidak
  • Tidak Tahu
  • Mungkin

Apakah informasi persidangan kabinet selalu up to date?

  • Ya
  • Tidak
  • Tidak Tahu
  • Mungkin

Apakah informasi persidangan kabinet bermanfaat?

  • Ya
  • Tidak
  • Tidak Tahu
  • Mungkin
Rapat Terbatas Tanggal 02 October 2018 Pukul 10:30:00
Rapat Terbatas | Tanggal 02 Oktober 2018,  Pukul 10:30:00
Pembahasan : Penanganan Dampak Bencana Gempa Bumi dan Tsunami di Palu dan Donggala

Menko Polhukam (Wiranto)

  1. Presiden menekankan untuk segera melakukan pemulihan kehidupan masyarakat yang terkena dampak bencana gempa bumi dan tsunami di Palu dan sekitarnya sehingga korban bencana merasa tercukupi kebutuhannya dan tidak perlu mengungsi.
  1. Panglima TNI telah mengerahkan sebanyak 3.000 personel TNI, baik personel untuk membantu pengamanan polisi maupun personel petugas medis di lapangan. Kapolri, telah mengerahkan lebih dari 2.000 personel untuk mengamankan dan menentramkan masyarakat, serta bersama-sama dengan masyarakat membangun kembali wilayah itu.
  1. Dalam proses pemulihan tersebut, poin penting yang menjadi perhatian di antaranya listrik, makanan dan minuman, dan pemukiman sementara.
  1. Untuk pemukiman sementara berupa tenda pengungsian sudah didirikan dan masih akan terus bertambah lagi.
  2. Untuk makanan dan minuman juga telah disalurkan melalui darat, udara, dan laut.
  3. Untuk pasokan listrik, dari 7 gardu yang ada, 2 sudah beroperasi sementara 5 gardu rusak berat masih dalam proses perbaikan. Disediakan juga genset ukuran besar untuk tempat-tempat fasilitas umum seperti rumah sakit. Pemerintah juga berencana mendatangakan kapal pembangkit listrik yang saat ini berada di Kupang, NTT, sebagai cadangan.
  1. Presiden menekankan agar evakuasi korban dilakukan dengan cepat, terutama pemakaman untuk korban meninggal. Sudah tersedia sekitar 16 alat berat yang digunakan untuk proses evakuasi, dan masih akan terus ditambah lagi.
  1. Presiden menginstruksikan Menteri PUPR agar reruntuhan akibat gempa dan tsunami dapat segera dibersihkan dalam waktu dua minggu.
  1. Untuk jaringan telepon seluler juga sudah mulai normal. Diharapkan dengan pulihnya sinyal telepon seluler, komunikasi antarpetugas, komunikasi dengan masyarakat menjadi lebih lancar.
  1. Presiden juga menekankan pentingnya perbaikan manajemen bencana. Walaupun sudah ada Basarnas dan BNPB, tapi tetap masih perlu ada perbaikan-perbaikan yang terkait kegiatan dengan sistem manajemen dan pengendalian yang jelas.
  1. Presiden menginstruksikan kepada Kapolri untuk menindaktegas pihak-pihak yang memanfaatkan tragedi bencana untuk menyebarkan berita bohong (hoax). Informasi resmi terkait data-data mengenai bencana akan dikeluarkan Humas BNPB yang ditunjuk sebagai perwakilan dari Pemerintah.
  1. Terkait bantuan internasional, Presiden memutuskan untuk secara terbuka menerima bantuan dari para negara sahabat. Menko Polhukam dan Wakil Menteri Luar Negeri telah melakukan rapat koordinasi dengan para dubes yang negaranya siap membantu, dan sudah terdaftar sebanyak 14 negara yang ingin memberikan bantuan.
  1. Kebutuhan utama adalah bantuan angkutan udara untuk mengangkut bantuan, yaitu pesawat C-130 yang mampu melakukan short landing dan short take off, karena rusaknya runway dan hanya bisa digunakan 2.000 meter. Negara yang siap membantu meminjamkan pesawat tersebut di antaranya Singapura, Malaysia, India, Korea Selatan, dan Amerika Serikat.
  1. Kepada para Dubes, Pemerintah juga menyampaikan kebutuhan seperti water treatment proses untuk pemurnian air minum, tenda, serta fogging yang diperlukan untuk mengatasi apabila ada jenazah yang terlambat dikuburkan dan dikhawatirkan dapat menimbulkan penyakit.
  1. Presiden meminta semua bantuan internasional ini dikelola dan dipertanggungjawabkan dengan baik, karena ini adalah suatu proses partisipasi dan toleransi dari persahabatan antarnegara.

 

Menteri PUPR (Basuki Hadimuljono)

  1. Presiden menugaskan Kementerian PUPR untuk fokus pada 4 hal.
  1. Membantu evakuasi korban bencana. Gempa di Sulawesi Tengah mengakibatkan terjadinya likuifaksi yang memakan korban lebih banyak di Balaroa dan Petobo.
  2. Menyediakan sarana prasarana air bersih dan sanitasi. Kementerian PU telah mengoperasikan tangki-tangki air yang airnya berasal dari sumur bor dan juga mata air. Selain itu, dipasang juga hidran-hidran umum di 15 kamp pengungsian, dan masih akan didatangkan lebih banyak lagi.
  3. Pembersihan kota dari puing-puing bangunan akibat tsunami dan gempa bumi. Kementerian PUPR telah menandai titik-titik yang akan dilakukan pembersihan, di antaranya adalah di Balaroa, Petobo, Pantai Talise, dan hotel-hotel.
  4. Menyelesaikan masalah konektivitas, sehingga Palu bisa diakses dari Gorontalo, dari Poso, dan dari Mamuju. Saat ini untuk akses ke Palu sudah bisa dilewati. Sementara untuk akses ke Donggala dan Sigi per hari ini baru akan diperbaiki.
  1. Tahapan rekonstruksi gempa di Palu akan berbeda dengan gempa di Lombok. Kalau di Lombok masih banyak material rumah yang bisa dipakai, sehingga tahapan rekonstruksi yang mengerjakan warga sendiri dengan bantuan pemerintah. Sementara di Palu dan sekitarnya, karena terjadi tsunami dan likuifaksi, semua bangunan hancur dan menghilang, sehingga rekonstruksinya akan dikerjakan oleh pemerintah.