Rapat Tim Ekonomi Tanggal 2013-09-10 Jam 15:00:00

Rapat Tim Ekonomi | Tanggal 10 September 2013 | Pukul 15:00:00
Progres Evaluasi Pengelolaan Masalah Ekonomi

Pointers Pengantar Presiden:

  1. Agenda Rapat Tim Ekonomi bertujuan untuk mengatasi tekanan terhadap ekonomi.
  2. Perkembangan ekonomi terkini ada yang good news dan bad news. Perkembangan isu good news, antara lain posisi saham menguat hampir sebesar 15%, dan peringkat posisi pertumbuhan ekonomi menurut IMF meningkat menjadi 38.
  3. Perkembangan isu bad news-nya, antara lain pertumbuhan ekonomi masih belum berada pada posisi aman dan konflik Suriah yang belum terselesaikan.
  4. Tekanan ekonomi tersebut diharapkan dapat dilalui dengan memperbanyak good news dan bekerja secara all out untuk mengelola masalah ekonomi dengan baik.
  5. Presiden ingin mengingatkan bahwa pemerintah memiliki empat sasaran yang perlu dicapai untuk dapat mengatasi masalah ekonomi, antara lain:

    Oleh karena itu, untuk mencapai keempat sasaran tersebut, maka pemerintah perlu menjalankan paket kebijakan ekonomi.

  6. Presiden telah memantau bahwa ada beberapa paket yang telah dijalankan, tetapi sebagian paket belum dijalankan. Presiden menginginkan bahwa dalam waktu 3 bulan rencana investasi yang belum dapat dijalankan dapat terimplementasikan dengan baik. Apabila belum terjadi sinkronisasi antara kementerian, maka perlu diselesaikan dengan baik.
  7. Berkaitan dengan stabilisasi harga pangan dan nilai tukar rupiah terhadap dollar perlu dikeseimbangkan antara supply dan demand-nya.
  8. Presiden menginginkan dalam waktu 3 bulan agar pemerintah dapat menjalankan atau mengimplementasikan program MP3EI yang konkrit.
  9. Presiden bukan hanya menginginkan bahwa perekonomian bangsa berada dalam keadaan aman dan selamat dari gejolak ekonomi, tetapi mengharapkan agar perekonomian bangsa memiliki peluang yang besar dan dapat bersaing secara globa.
  10. Perkembangan pertemuan G-20 di Rusia, antara lain:
  11. Masalah ekonomi tersebut memicu pemerintah untuk lebih giat lagi dalam memperbaiki perekonomian bangsa dan bekerja sama dengan dunia usaha, sehingga diharapkan dalam waktu 3 bulan perekonomian bangsa dapat lebih baik.
  12. Berkaitan dengan pembahasan di Rusia mengenai masalah perkembangan konflik Suriah, terdapat dua pandangan antara lain mengadakan operasi militer dengan atau mandat PBB dan tidak diadakannya operasi militer tanpa mandat PBB. Namun, menurut Presiden penangan konflik di Suriah tidak harus dengan operasi militer, tetapi dengan gencatan senjata yang diawasi dengan mandat PBB, dan diselesaikan secara politik yang transparan berdasarkan keinginan rakyat Suriah.
  13. Dalam perkembangan konflik di Suriah, terlihat bahwa operasi militer tidak dilakukan, karena kedua belah pihak telah memikirkan dampaknya dan cenderung memilih opsi politik dan solusi damai.
  14. Indonesia tidak dapat mengatur dunia terkait penyelesaian masalah tersebut, tetapi dapat memberikan pandangan yang disampaikan dengan baik. Indonesia siap mengirimkan pasukan perdamaian sebagai bagian dari peace keeping operation.