Sidang Kabinet Paripurna Tanggal 2013-08-23 Jam 15:00:00

Sidang Kabinet Paripurna | Tanggal 23 Agustus 2013 | Pukul 15:00:00
Laporan Tim Reformasi Birokrasi Nasional

1.  Agenda Sidang Kabinet Paripurna, yaitu Presiden ingin mendengarkan laporan dan presentasi atas kemajuan yang dicapai dalam reformasi birokrasi.

2.    Good governance dan birokrasi yang responsif, capable, dan akuntabel sangat penting, karena dapat menentukan keberhasilan tugas-tugas pemerintahan. Dengan demikan, apabila pemerintah dapat meningkatkan kemampuan dan intergritas birokrasi pemerintah, maka dapat berjalan dengan benar.

3. Kritik dari masyarakat dunia, adalah mengenai birokrasi bangsa yang perlu ditingkatkan disamping permasalahan penegakan hukum yang perlu ditingkat,. Dengan demikian, masalah ini akan terus menjadi agenda dan prioritas pemerintah.

4.  Presiden telah mengambil keputusan untuk menentukan paket kebijakan dan langkah tindakan untuk mengatasi gejolak perekonomian bangsa. Jajaran pemerintah bidang perekonomian telah bekerja selama 6 hari non stop dengan melakukan koordinasi dengan kalangan usaha dan pihak lainnya.

5.    Presiden berharap agar seluruh jajaran kabinet dapat aktif untuk mengimplementasikan kebijakan yang telah diambil dan diputuskan oleh Presiden.

6.    Inti dari langkah tindakan pemerintah adalah sejumlah paket kebijakan dan langkah tindakan yang dimulai pada hari ini dengan sasaran dan tujuan untuk:

a. memperbaiki current account agar defsiit yang ada dapat dikurangi sekaligus keputusan langkah kebijakan bertujuan untuk mengelola stabilitas nilai tukar dan indeks harga saham gabungan;

b. menjaga pertumbuhan untuk mempercepat proyek investasi dan menjaga daya beli masyarakat;

c.   menjaga stabilitas harga dan harga bahan pokok agar dapat dikelola dengan baik. Sejumlah kebijakan dan aturan dikerluarkan untuk memastikan ada stabilitas harga, terutama harga kebutuhan pokok;

d.   mengadakan kolaborasi dengan dunia usaha agar tidak mudah terjadi PHK.

7.    Para anggota KIB II agar dapat dijalankan dan disukseskan, untuk bersama mengatasi gejolak ekonomi.

8.    Dua faktor penyebab gejolak ekonomi adalah:

a.   faktor eksternal, misalnya kebijakan moneter di Amerika Serikat yang berpengaruh ke banyak negara;

b.  faktor domestik, misalnya defisit neraca perdagangan dan neraca pembayaran yang kurang sehat dan harus diperbaiki serta masalah supply and demand nilai tukar rupiah.

9. Presiden optimistis bahwa pemerintah dapat mengatasi gejolak ekonomi dengan menjalankan paket yang telah ditetapkan, sehingga akan ada perbaikan ekonomi yang sedang mengalami tekanan.

10. Presiden ingin mendengarkan laporan mengenai progres dan pencapaian dari apa yang telah dilakukan pemerintah berkaitan dengan reformasi birokrasi.