Rapat Terbatas Tanggal 2014-01-08 Jam 10:00:00

Rapat Terbatas | Tanggal 08 Januari 2014 | Pukul 10:00:00
Insentif Dokter dalam BPJS

1. Agenda Rapat Terbatas membahas Masalah Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan Khususnya Insentif Dokter.
2. Sistem BPJS sangat penting bagi kehidupan rakyat dan kesehatan masyarakat yang lebih baik ke depannya.
3. Presiden mengucapkan terima kasih kepada pimpinan BPJS Kesehatan dan pimpinan PB Ikatan Dokter Indonesia yang telah memenuhi undangan Presiden untuk menghadiri rapat pembahasan saat ini.
4. Setelah SJSN diresmikan pada tanggal 31 Desember 2013, Presiden telah mengunjungi Puskesmas dan RS. Dr. Sutomo di sela-sela kunjungan kerja di Surabaya bersama menteri terkait dengan tujuan untuk melihat langsung implementasi dari sistem JKN.
5. Presiden melihat ketika itu pelayanan kesehatan berjalan dengan baik dengan jumlah pasien yang cukup banyak, tetapi disisi lain pemerintah juga melihat bahwa intensitas pekerjaan dari para dokter dan tenaga medis meningkat sehingga perlu mendapat perhatian pemerintah
6. Presiden telah mendapatkan masukan dari kalangan dokter dan tenaga medis serta telah berkomunikasi dengan pimpinan BPJS, Menko Kesra, Menteri Keuangan, Menteri Sekretaris Negara, dan Sekretaris Kabinet untuk merespons masukan dari para dokter tersebut. Kemudian dilaksanakan pembahasan implementasi dari BPJS kesehatan.
7. Pemerintah akan melaksanakan evaluasi yang berkaitan dari implementasi dan akan melakukan penyempurnaan dari sistem ini, karena sistem ini masih baru sehingga kemungkinan masih terdapat kekurangan. Untuk itu diharapkan para menteri terkait langsung turun memantau implementasinya.
8. Contoh salah satu respons Presiden terkait masukan dari para dokter, antara lain:
a. Presiden telah menerima masukan dari para dokter melalui instagram Ibu Negara;
b. Presiden telah memikirkan program BPJS disamping bermanfaat bagi rakyat, terutama bagi masyarakat miskin dan tidak mampu, pemerintah juga sepatutnya memikirkan insentif untuk jasa dokter dan jasa medis yang sesuai kemampuan negara dan skim asuransi;
c. Pemberian insentif tersebut diberikan secara bertahap sehingga menjadi tepat, layak, dan adil;
d. Sesuai amanat UU implementasi BPJS harus dilaksanakan mulai tanggal 1 Januari 2014;
e. Pemerintah akan melakukan evaluasi dan penyempurnaan dalam implementasinya, termasuk insentif para dokter dan tenaga medis yang lebih sesuai.
9. Presiden menyampaikan rasa terima kasih atas masukannya tersebut.
10. Oleh karena itu, Presiden ingin mendengarkan permasalahan sesungguhnya yang dihadapi oleh para dokter dan tenaga medis, sehingga Presiden berharap program ini dapat berjalan dengan baik untuk rakyat dengan memperhatikan kelayakan dari jasa yang telah diberikan oleh para dokter dan tenaga medis.