Rapat Terbatas Tanggal 2014-01-21 Jam 09:00:00

Rapat Terbatas | Tanggal 21 Januari 2014 | Pukul 09:00:00
Persiapan Kunjungan ke Sinabung

  1. Agenda Rapat Terbatas membahas Persiapan Kunjungan ke Sinabung, lebih khusus membahas solusi untuk para pengungsi.
  2. Pemerintah telah mendistribusikan bantuan kepada para korban bencana di Sinabung. Presiden mengucapkan terima kasih kepada Panglima TNI atas kerjasamanya dalam mendistribusikan bantuan bagi para korban.
  3. Pada tanggal 23 Januari 2014, Presiden direncanakan melakukan kunjungan kerja ke Sinabung, mencari solusi bagi para pengungsi bersama dengan Pemerintah Daerah.
  4. Presiden telah berkomunikasi dengan Menteri Keuangan agar menyiapkan anggaran untuk membantu para korban dimana penggunaan anggaran tersebut secara hukum dapat dibenarkan. Anggaran tersebut diperlukan untuk membantu para korban bencana, terutama membantu penduduk yang mata pencahariannya terganggu dan mengalami kerugian akibat terjadinya bencana ini.
  5. Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat telah berkomunikasi dengan Presiden terkait pandangannya mencari solusi masalah tersebut.
  6. Pemerintah telah dan harus bergerak cepat dalam menangani musibah ini. Hal yang berkaitan dengan masalah anggaran harus diselesaikan dengan tepat dan sesuai dengan aturan hukum.
  7. Apabila dalam menyelesaikan masalah anggaran terdapat keragu-raguan, maka konsultasikan dan koordinasikan dengan baik bersama dengan lembaga penegak hukum, karena tujuannya untuk membantu para korban yang terkena musibah bencana.
  8. Presiden mengucapkan rasa terima kasih kepada Bapak Surono yang membantu pemerintah menangani bencana sesuai keahliannya di bidang  vulkanologi.
  9. Menteri Pertanian dan Kepala BNPB telah menginventarisasi hasil pertanian yang mengalami kerugian. Menteri Keuangan juga telah berkomunikasi untuk menyiapkan anggarannya.

10. Terkait dengan masalah lain, yaitu TKI di Hongkong korban penganiayaan bernama Erwiana, Presiden telah berkomunikasi (live melalui handphone), yaitu:

11. Dalam pertemuan bilateral antara Indonesia dengan pemimpin Hongkong di forum APEC, dibicarakan kerjasama mengenai KPK Indonesia dapat melakukan studi banding dengan KPK Hongkong dalam memberantas korupsi. Pada saat ini, hubungan masih berlangsung dengan baik hingga integritas KPK Indonesia berjalan dengan baik.

12. Kapolri agar berkomunikasi dengan Kepolisian Hongkong di Indonesia untuk membantu menyelesaikan masalah Erwiana dalam menegakkan hukum seadil-adilnya.

(PS/Kedeputian Persidangan Sekretariat Kabinet)