Rapat Terbatas Tanggal 2014-05-14 Jam 10:00:00

Rapat Terbatas | Tanggal 14 Mei 2014 | Pukul 10:00:00
Lanjutan Pembahasan Kejahatan Seksual terhadap Anak

Pointer Pengantar Rapat Terbatas

  1. Agenda Rapat Terbatas membahas Lanjutan Pembahasan Kejahatan Seksual Terhadap Anak.
  2. Rapat ini bertujuan untuk menyatukan semangat, tekad, dan upaya bersama untuk memerangi kejahatan seksual terhadap anak. Oleh karena itu, Presiden mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh peserta rapat yang berasal dari organisasi non pemerintahan maupun dari kalangan pergerakan civil society yang berkenan hadir pada rapat terbatas ini.
  3. Enam hari yang lalu, Presiden memimpin sidang kabinet mengenai kejahatan seksual terhadap anak. Dalam sidang tersebut, Presiden menyampaikan bahwa aksi yang diperlukan saat ini adalah gerakan nasional yang bukan hanya program pemerintah. Oleh karena itu, Presiden meminta Sekretaris Kabinet untuk mengundang kalangan yang relevan misalnya komisi terkait, organisasi perempuan, organisasi pakar, organisasi keguruan, dunia usaha, komunitas pers, para relawan, komunitas masyarakat lokal, dan pihak lain yang memiliki kepentingan untuk melakukan gerakan ini.
  4. Selain itu, dalam konferensi pers setelah pelaksanaan sidang kabinet Presiden menyampaikan bahwa kedepannya, perlu dilakukan:
    1. edukasi dan sosialisasi secara masif dan terus menerus, termasuk melalui sekolah dan media massa;
    2. melakukan upaya pengawasan khusus yang merupakan upaya pencegahan secara intensif dan terus menerus;
    3. respon cepat dan penindakan hukum terhadap pelaku kekerasan;
    4. rehabilitasi terhadap korban kekerasan seksual, terutama secara mental.
    5. Gerakan ini perlu dilakukan secara terus menerus dan bukan gerakan yang sekali jadi, sehingga pemerintah perlu melakukan revisi dan memperkuat perangkat undang-undang agar gerakan ini dapat berjalan lebih efektif, memberikan hukuman yang keras, dan memberikan efek tangkal yang tinggi.
    6. Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak akan memberikan presentasi yang akan dituangkan dalam instruksi Presiden dan menjadi bagian penting dalam gerakan nasional yang akan segera dilakukan.
    7. Setelah ada peristiwa kekerasan seksual terhadap anak ini, Presiden juga mendapatkan banyak pandangan dan rekomendasi. Secara global telah dilakukan gerakan yang berangkat dari keprihatinan, karena masih terjadinya kasus yang melibatkan kaum perempuan dan anak diberbagi negara dan wilayah konflik dan peperangan.
    8. Oleh karena itu, pada tahun 2009, di Kementerian Pemberdayaan Perempuan, pemerintah menambahkan satu fungsi lagi menjadi Kementerian Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak.
    9. Penambahan fungsi ini adalah benar, karena permasalahan ini semakin berkembang dan pemerintah harus melakukan gerakan yang sangat serius dan penuh tanggung jawab.

 

Kedeputian Persidangan Kabinet, Sekretariat Kabinet