Rapat Terbatas Tanggal 2014-08-04 Jam 12:30:00

Rapat Terbatas | Tanggal 04 Agustus 2014 | Pukul 12:30:00
1. Perkembangan Situasi terkini 2. Persiapan Bahan Pidato Kenegaraan dan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Tahun 2015

Pointers Pengantar Presiden:

 

  1. Agenda Rapat Terbatas membahas Perkembangan Situasi Terkini dan Persiapan Bahan Pidato Kenegaraan dan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Tahun 2015.
  2. Presiden memantau pelaksanaan mudik lebaran untuk memastikan bahwa pemerintah memberikan pelayanan dan pengamanan yang terbaik. Pada prinsipnya pelaksanaan mudik lebaran telah dikelola dengan baik dan sejumlah kemajuan telah dicapai oleh pemerintah dibandingkan dengan pengamanan dan pelayanan mudik lebaran tahun 2013.
  3. Oleh karena itu, Presiden mengucapkan terima kasih kepada jajaran Kapolri, Panglima TNI, dan semua pihak yang terlibat aktif dalam tugas pengamanan dan pelayanan mudik lebaran.
  4. Terkait dengan pemilihan Presiden tahun 2014, salah satu pasangan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) membawa perselisihan perhitungan suara ke Mahkamah Konstitusi (MK), maka pemerintah wajib memastikan prosesnya berjalan secara damai dan demokratis. MK diharapkan dapat mengemban tugasnya dengan benar, adil, akuntabel, kredibel, dan transparan.
  5. Tekait dengan isu yang dikeluarkan oleh Wikileaks dan diamplifikasi oleh beberapa media di dalam negeri tentang masalah  pencetakan uang di Australia, banyak dikaitkan dengan keterlibatan sejumlah pimpinan di Asia. Isu ini agar tidak menimbulkan spekulasi, kecurigaan, dan fitnah. Di Indonesia, masalah pencetakan uang sepenuhnya kewenangan Bank Indonesia dan bukan Presiden atau pemerintah, tetapi isu ini sangat sensitif.
  6. Presiden telah menyerukan kepada Menteri Sekretaris Negara agar isu ini disampaikan kepada KPK, sehingga dapat dilakukan  kerjasama dengan pemerintah Australia. Apabila ada pihak di Indonesia yang diduga melakukan tindakan yang tidak benar atas pencetakan uang yang dilaksanakan pada tahun 1999, maka hukum harus ditegakkan.
  7. Pemerintah semakin prihatin terhadap situasi terkini di Jalur Gaza. Pemerintah telah melakukan langkah diplomasi dan Presiden telah menulislan surat terbuka yang dimuat oleh koran The Strait Times yang intinya menyerukan kepada pimpinan dunia dan masyarakat global untuk bersatu dan serius melakukan atau mendorong dilakukannya gencatan senjata. Hanya dengan cara tersebut tragedi kemanusiaan dapat diakhiri.
  8. Pemerintah juga memantau perkembangan di Libya. Menteri Luar Negeri telah memberikan laporan perkembangan evakuasi WNI yang ada di Libya. Pemerintah sangat mementingkan dan menjaga keselamatan WNI di Libya.
  9. Pemerintah telah melakukan monitoring dan berkontribusi untuk investigasi jatuhnya pesawat MH17 milik Malaysian Airlines serta melakukan identifikasi korban dengan tujuan agar jenazahnya dapat diserahkan kepada keluarga. Hal ini menjadi prioritas bagi pemerintah.

10. Dalam rapat ini juga akan membahas acara di DPR dalam rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan RI, yaitu Pidato Kenegaraan Presiden dan Pidato RAPBN Tahun 2015 beserta Nota Keuangannya. Pidato ini harus disiapkan sebaik-baiknya, karena merupakan tahun terakhir masa pemerintahan Kabinet Indonesia Bersatu (KIB II).

11. Terdapat isu yang berkembang tentang masa transisi dari pemerintahan KIB II ke pemerintahan yang mendatang. Masa transisi baik dan memang diperlukan bahkan ide transisi tersebut merupakan ide Presiden yang telah disampaikan beberapa bulan lalu. Pelaksanaannya menunggu MK memutuskan secara resmi pasangan Presiden dan Wakil Presiden terpilih. Segera setelah MK mengumumkan, Presiden akan secara pro aktif untuk berkomunikasi dengan Presiden terpilih. Dengan demikian, transisi pemerintahan akan berjalan dengan baik dan Presiden.

12. Pemerintah masih memiliki tugas menyelesaikan pembahasan RAPBN Tahun 2015. Setelah MK akan mengumukan hasil keputusannya, Presiden akan berinisiatif untuk berkomunikasi dengan Presiden terpilih. Kemudian akan ada proses antara tim pemerintah saat ini terhadap tim pemerintah mendatang untuk menjalani proses transisi pemerintahan. Proses ini penting untuk dijalankan agar tidak menjadi isu politik lainnya.

13. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan telah memimpin sebuah pertemuan untuk mengelola dampak dari perkembangan situasi di Timur Tengah, misalnya di Irak atau Suriah. Isu terkait Islamic State of Iraq and Syiria(ISIS) yang menyerukan kepada siapa pun yang beragama Islam di dunia untuk bersatu dan berjuang bersama. Negara harus memiliki sikap dan tindakan yang tepat terhadap isu ini agar masyarakat tidak terpancing.

14. Terkait isu tersebut, Presiden menyampaikan bahwa tidak semua konflik yang terjadi di Timur Tengah merupakan konflik agama. Banyak  konflik yang terjadi karena masalah internal yang terjadi antara sesama muslim. Oleh karena itu, jangan disimpulkan kasus yang terjadi antara Islam dengan negara barat. Masalah ini harus dilihat secara jernih dan negara bertanggung jawab menyelamatkan WNI-nya untuk tidak melakukan tindakan masing-masing yang dapat mengancam keselamatnnya sendiri.

 

 

Kedeputian Persidangan Sekretariat Kabinet