Sidang Kabinet Paripurna Tanggal 06 December 2017 Pukul 16:00:00

Sidang Kabinet Paripurna | Tanggal 06 Desember 2017 | Pukul 16:00:00
1. Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2018; 2. Persiapan Pilkada Serentak 171 Daerah.

  1. Agenda Sidang Kabinet Paripurna membahas tentang Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2018 dan Persiapan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 171 Daerah.
  2. Tahun 2018 bukan hanya merupakan tahun politik, tetapi juga tahun dimulainya tahapan Pemilu 2019. Selain itu, tahun 2018 akan menjadi tahun yang penuh dengan agenda strategis, termasuk menjadi tuan rumah perhelatan besar tingkat dunia, yaitu Asian Games XVIII Tahun 2018 yang menyangkut tamu kurang lebih 30.000 orang serta International Monetary Fund-World Bank Annual Meetings 2018 kurang lebih 15.000 orang. Sehubungan dengan hal tersebut, para menteri dan kepala lembaga diharapkan:
    1. Lebih fokus bekerja dan mengejar target yang telah ditentukan. Jangan sampai konsentrasi dalam bekerja terganggu, karena tahun politik. Hal ini harus digarisbawahi.
    2. Memastikan program yang telah direncanakan benar-benar dicek, dikendalikan, dan dikontrol, sehingga dapat berjalan dengan baik di lapangan.
  3. Pertumbuhan ekonomi yang ingin dicapai pemerintah tahun 2018, yaitu sebesar 5,4%. Presiden optimis pertumbuhan ekonomi tersebut akan tercapai apabila pemerintah mampu menjaga momentum pertumbuhan ekonomi dengan terus meningkatkan iklim kemudahan berusaha dan berinvestasi. Pada bulan Januari 2018 atau maksimal bulan Februari 2018 pemerintah akan memiliki single submission sebagaimana disampaikan oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian. Hal tersebut diharapkan dapat menjadi target agar benar-benar terdapat sebuah satuan tugas (task force) yang akan mengawal setiap investasi yang masuk ke Indonesia.
  4. Para menteri dan kepala lembaga diharapkan tetap menjaga stabilitas ekonomi, baik stabilitas harga, stabilitas keuangan, maupun neraca pembayaran. Oleh karena itu, berkaitan dengan stabilitas harga, Presiden mengingatkan jajaran pemerintah agar:
    1. Berhati-hati dengan inflasi dan harus dapat dikendalikan.
    2. Berhati-hati dengan perubahan iklim dan cuaca yang ekstrem serta bencana yang terjadi di beberapa daerah, karena ketiga hal tersebut akan mempengaruhi stabilitas harga.
  5. Pada 2018, pemerintah akan memulai program padat karya (cash for work) yang berada di Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Perhubungan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), dan kementerian terkait lainnya. Presiden berharap agar pekerjaan di lapangan telah dimulai pada awal Januari 2018. Melalui program padat karya, diharapkan akan ada peningkatan daya beli masyarakat, terutama masyarakat yang tinggal di desa.
  6. Program Beras Sejahtera (Rastra) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) agar benar-benar disalurkan tepat waktu dan tidak terlambat, sehingga dapat membantu keluarga-keluarga pra sejahtera.