Info Sidang
Sidang Kabinet
  1. 16 Juli 2019,  13:30:00
  2. 15 Juli 2019,  15:30:00
  3. 15 Juli 2019,  14:30:00

 

 

Kuesioner

Apakah pencarian informasi mengenai persidangan kabinet cukup mudah?

  • Ya
  • Tidak
  • Tidak Tahu
  • Mungkin

Apakah informasi mengenai sidang kabinet sudah lengkap?

  • Ya
  • Tidak
  • Tidak Tahu
  • Mungkin

Apakah informasi persidangan kabinet selalu up to date?

  • Ya
  • Tidak
  • Tidak Tahu
  • Mungkin

Apakah informasi persidangan kabinet bermanfaat?

  • Ya
  • Tidak
  • Tidak Tahu
  • Mungkin
Rapat Terbatas Tanggal 15 July 2019 Pukul 13:30:00
Rapat Terbatas | Tanggal 15 Juli 2019,  Pukul 13:30:00
Pembahasan : Pagu Indikatif Tahun Anggaran 2020

Bismillahirrahmanirrahim.

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Bapak Wakil Presiden, Bapak/Ibu sekalian yang saya hormati.

Sebelumnya perlu saya ingatkan, tahun 2020 kita semuanya harus bisa mengantisipasi dinamika ekonomi global yang terus bergerak dan berubah-berubah terus dengan dinamis. Oleh sebab itu, RAPBN 2020 (Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2020, red.) harus dirancang agar mampu beradaptasi dengan suasana global yang dinamis tersebut. Terus agar kita jaga tetap sehat, tetapi juga responsif dan memperkuat daya saing, meningkatkan pertumbuhan ekonomi kita. Karena itu, Pagu Indikatif 2020, ada beberapa hal yang perlu saya ingatkan.

Yang pertama, sesuai yang sering saya sampaikan, RAPBN 2020, terutama kita prioritaskan untuk memperbaiki kualitas sumber daya manusia (SDM, red.), baik melalui pendidikan, kesehatan, pelatihan-pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar dan kebutuhan industri. Dan juga memberikan stimulus, rangsangan peningkatan ekspor dan investasi. Ini penting sekali!

Kemudian yang kedua, anggaran 5% di bidang kesehatan saya harapkan bisa meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di seluruh tanah air. Dan juga yang paling penting pemberantasan stunting, kurang gizi, dan keselamatan ibu hamil saat melahirkan, program imunisasi, ini betul-betul harus menjadi fokus kita dalam pembangunan sumber daya manusia.

Yang ketiga, yang berkaitan dengan infrastruktur. Saya minta lebih difokuskan, kemudian disambungkan dengan kegiatan dan sentra-sentra produksi, baik itu Kawasan Ekonomi Khusus (KEK, red.), kawasan, kawasan pariwisata, kawasan industri kecil, kawasan-kawasan produksi persawahan, kawasan produksi pertanian, perkebunan, dan juga perikanan, serta sentra-sentra usaha mikro, usaha kecil, usaha menengah.

Yang keempat, RAPBN 2020 harus mampu mengurangi kemiskinan dan saya melihat yang namanya PKH (Program Keluarga Harapan, red.), dana desa, dan nantinya Kartu Sembako, ini betul-betul bisa menyasar pada yang membutuhkan termasuk juga bantuan modal untuk pengusaha-pengusaha ultra mikro, UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, red.).

Dan yang terakhir, untuk belanja pegawai. Sekali lagi semuanya harus dikaitkan dengan reformasi birokrasi! Baik di (pemerintah) pusat dan di (pemerintah) daerah, gunakan anggaran seefisien mungkin! Kurangi belanja-belanja yang kurang produktif dan pastikan semuanya tepat sasaran!

Saya rasa itu sebagai pengantar yang bisa saya sampaikan.