Rapat Terbatas Tanggal 28 May 2020 Pukul 10:00:00

Rapat Terbatas | Tanggal 28 Mei 2020 | Pukul 10:00:00
Evaluasi Proyek Strategis Nasional untuk Pemulihan Ekonomi Nasional Dampak Covid-19

1. Agenda Rapat Terbatas (Ratas) membahas Evaluasi Proyek Strategis Nasional untuk Pemulihan Ekonomi Nasional Dampak Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

2. Meskipun Indonesia saat ini sedang menghadapi pandemi Covid-19, tetapi agenda-agenda strategis yang sangat penting bagi bangsa dan negara serta menjadi prioritas bagi kepentingan nasional tidak boleh berhenti dan tetap harus dilanjutkan. Agenda-agenda strategis tidak hanya di bidang ekonomi, tetapi juga di bidang mendasar lainnya yang penting bagi kehidupan rakyat Indonesia, yaitu yang berkaitan dengan pendidikan, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), dan bidang kesehatan. Sebagai contoh di bidang kesehatan, pemerintah memiliki agenda besar untuk menurunkan stunting, pemberantasan Tuberkulosis (TBC), malaria, demam berdarah, dan Human Immunodeficiency Virus-Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV-AIDS), serta juga berkaitan dengan gerakan hidup sehat yang harus terus dikerjakan. Hal tersebut artinya, pemerintah bukan hanya harus fokus menangani dan mengendalikan Covid-19, tetapi juga agenda-agenda strategis yang berdampak besar bagi kehidupan rakyat tidak boleh dilupakan.

3. Berkaitan dengan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang sedang berjalan agar diprioritaskan percepatan pelaksanaan PSN yang berdampak langsung bagi penguatan ekonomi rakyat dan pada pemulihan ekonomi nasional. Terdapat beberapa PSN yang sangat penting bagi pemerataan dan penguatan ekonomi rakyat, seperti program sertifikasi tanah untuk rakyat, legalisasi lahan transmigrasi, reforma agraria, perhutanan sosial, dan peremajaan perkebunan rakyat. Pastikan bahwa program-program prioritas ini tetap berjalan, tetapi dengan tetap mengikuti protokol kesehatan secara ketat.

4. Berbagai hambatan dan sumbatan bagi pelaksanaan PSN di lapangan agar diselesaikan secepat-cepatnya. Presiden menerima laporan bahwa hambatan yang paling besar masih pada urusan pembebasan lahan.

5. Berkaitan dengan usulan 245 PSN baru, para pimpinan kementerian/lembaga (K/L) agar benar-benar mengecek dan melihat di lapangan serta menghitung dan mengalkulasi secara rinci usulan PSN yang direkomendasi dan yang tidak direkomendasi. Prioritaskan penambahan proyek yang memiliki daya ungkit besar terhadap pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19, karena sangat penting untuk didahulukan.