Sidang Kabinet Paripurna Tanggal 07 September 2020 Pukul 10:00:00

Sidang Kabinet Paripurna | Tanggal 07 September 2020 | Pukul 10:00:00
Penanganan Kesehatan dan Pemulihan Ekonomi untuk Penguatan Reformasi Tahun 2021

1. Agenda Sidang Kabinet Paripurna membahas Penanganan Kesehatan dan Pemulihan Ekonomi untuk Penguatan Reformasi Tahun 2021.

2. Beberapa hal yang harus menjadi perhatian para pimpinan kementerian/lembaga (K/L),  sebagai berikut:

a. Kunci agar perekonomian Indonesia membaik adalah kesehatan masyarakat yang baik. Kesehatan yang baik akan membuat ekonomi menjadi baik. Artinya, fokus pemerintah nomor satu tetap kesehatan, yaitu penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-2019), karena hal tersebut merupakan kunci. Oleh karena itu, jajaran Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Menteri Kesehatan, Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) agar benar-benar fokus pada hal-hal yang berkaitan dengan penanganan Covid-19, karena hal tersebut akan diikuti oleh perkembangan perekonomian. Apabila penanganan Covid-19 dilakukan dengan baik dan kondisi kesehatan masyarakat baik, maka perekonomian juga akan membaik. 

b. Para pimpinan K/L agar berhati-hati terkait beberapa klaster sumber penyebaran Covid-19, antara lain:

1) Klaster kantor. Dalam perjalanan masuk kantor sudah merasa aman, tetapi di dalam kantor lupa pada  protokol kesehatan.

2) Klaster keluarga. Masyarakat merasa aman setelah sampai di rumah, sementara justru di rumah harus berhati-hati.

3) Klaster pemilihan kepala daerah (pilkada). Berkaitan dengan hal ini Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Polri, dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) agar benar-benar memberikan ketegasan dan aturan main serta peringatan keras, karena Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) sudah sangat jelas.

Hal tersebut agar selalu diingatkan, karena selama ini yang selalu dikejar-kejar adalah tempat-tempat umum (publik) dan justru lupa bahwa saat ini klaster kantor, klaster keluarga, dan klaster pilkada harus hati-hati dan diwaspadai.

c. Berkaitan dengan testing, Kementerian Kesehatan agar benar-benar membuat desain perencanaan testing yang baik. Jangan sampai ada provinsi yang melakukan testing tinggi sekali, tetapi ada provinsi yang melakukan testing masih sangat rendah. Oleh karena itu, desain perencanaan testing harus benar-benar komprehensif menyangkut jumlah laboratorium yang harus ada di sebuah provinsi dan jumlah reagen yang harus terdistribusi pada sebuah provinsi. Perencanaan tersebut diperlukan agar terlihat lokasi wilayah atau provinsi yang memiliki keberadaan kasus-kasus positif Covid-19. Selain itu, strategi jejaring laboratorium sangat penting, bukan berdasarkan wilayah administrasi, tetapi desain perencanaannya harus benar-benar ada dan disiapkan.

d. Pastikan permasalahan kesehatan benar-benar tertangani dengan baik, karena pemerintah ingin secepat-cepatnya restart di bidang ekonomi. Jangan sampai permasalahan kesehatan dan penanganan Covid-19 belum tertangani dengan baik, pemerintah telah men-starter dan melakukan restart di bidang ekonomi terlebih dahulu, karena hal tersebut sangat berbahaya.