Info Sidang
Sidang Kabinet
  1. 16 Juli 2019,  13:30:00
  2. 15 Juli 2019,  15:30:00
  3. 15 Juli 2019,  14:30:00

 

 

Kuesioner

Apakah pencarian informasi mengenai persidangan kabinet cukup mudah?

  • Ya
  • Tidak
  • Tidak Tahu
  • Mungkin

Apakah informasi mengenai sidang kabinet sudah lengkap?

  • Ya
  • Tidak
  • Tidak Tahu
  • Mungkin

Apakah informasi persidangan kabinet selalu up to date?

  • Ya
  • Tidak
  • Tidak Tahu
  • Mungkin

Apakah informasi persidangan kabinet bermanfaat?

  • Ya
  • Tidak
  • Tidak Tahu
  • Mungkin
Rapat Terbatas Tanggal 15 July 2019 Pukul 15:30:00
Rapat Terbatas | Tanggal 15 Juli 2019,  Pukul 15:30:00
Pembahasan : Pengembangan Destinasi Pariwisata Prioritas
  1. Agenda Rapat Terbatas membahas Pengembangan Destinasi Pariwisata Prioritas.
  2. Pada 3 tahun yang lalu, pemerintah telah menyampaikan rencana untuk membangun destinasi wisata 10 Bali Baru, tetapi sampai saat ini baru memberikan prioritas kepada 5 lokasi terlebih dahulu.
  3. Dalam beberapa bulan, Presiden telah melakukan kunjungan kerja ke beberapa daerah dan melihat secara langsung progres pengembangan destinasi pariwisata yang akan dijadikan sebagai Bali Baru, seperti ke Mandalika di Nusa Tenggara Barat (NTB), Danau Toba di Sumatera Utara, Manado di Sulawesi Utara, dan Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur (NTT). Namun, Presiden tidak berkunjung ke Borobudur karena telah berkali-kali berkunjung dan telah diketahui letak permasalahannya.
  4. Berdasarkan pengamatan Presiden di lapangan, masih terdapat beberapa permasalahan yang harus segera diselesaikan terkait kepariwisataan, antara lain:
    1. Pengaturan dan pengendalian tata ruang yang masih perlu dibenahi, misalnya di Manado-Sulawesi Utara, Labuan Bajo-NTT, dan Danau Toba-Sumatera Utara.  
    2. Akses dan konektivitas menuju ke kawasan destinasi wisata tersebut masih banyak infrastruktur yang perlu dibenahi, baik berupa terminal airport, runway yang masih kurang panjang, dan konektivitas jalan menuju ke lokasi wisata yang akan dituju. Selain itu, berkaitan dengan dermaga pelabuhan, seperti di Labuan Bajo dan Manado perlu dibenahi secepat-cepatnya. Presiden telah menyampaikan kepada para menteri agar dikerjakan tahun 2019 dan diselesaikan tahun 2020, karena terdapat peluang besar untuk menarik wisatawan mancanegara agar dapat menghasilkan devisa sebanyak-banyaknya. Sebagai contoh, dermaga pelabuhan di Labuan Bajo merupakan dermaga campuran antara cargo barang, penumpang, pelabuhan rakyat, pinisi, dan cruise agar ditata dengan baik. Penanganannya agar tidak tanggung-tanggung dan sekaligus diintegrasikan dengan pembangunan yang telah dikerjakan saat ini, sehingga pada 2020 dapat diselesaikan, termasuk menyelesaikan dengan baik penanganan pembangunan akses-akses menuju kawasan wisata Danau Toba.
    3. Fasilitas yang tersedia di lokasi wisata agar benar-benar dicek dengan baik. Pemerintah provinsi (pemprov) dan pemerintah kabupaten/kota (pemkab/pemkot) agar diajak bersama-sama untuk membenahi urusan-urusan kecil, sehingga tidak harus dilakukan oleh pemerintah pusat. Sebagai contoh, penataan pedagang kaki lima, penataan restoran-restoran kecil, dan penyediaan toilet dengan standar minimal bintang 4 agar wisatawan yang masuk ke kawasan pariwisata benar-benar diberikan pelayanan yang baik.
  5. Berkaitan dengan sumber daya manusia (SDM) di sekitar kawasan pariwisata, para gubernur dan bupati/wali kota agar ikut bergotong royong dengan pemerintah pusat untuk menangani urusan terkait pedagang, hotel, dan pemilik-pemilik kapal, seperti di Labuan Bajo dan Manado dengan memberikan training dan pelatihan, sehingga benar-benar mampu melayani wisawatan dengan baik, ramah, dan senyuman. Selain itu, juga didukung dengan pembenahan sarana dan prasarana yang ada. Dengan demikian dapat memberikan dampak yang baik, seperti perubahan pada budaya kerja, melayani, dan kebersihan.  
  6. Banyak sekali yang masih perlu dikerjakan berkaitan dengan produk-produk yang terdapat di sekitar kawasan pariwisata, terutama terkait pasar seni dan budaya yang perlu ditampilkan. Misalnya tarian budaya atau tradisi yang ada telah memiliki sisi material yang bagus, tetapi perlu perbaikan desain pakaian atau kostum dari desainer yang baik. Oleh karena itu, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) sebagai badan yang berpengalaman terhadap hal tersebut agar memberikan dukungan perbaikan.
  7. Lakukan promosi secara besar-besaran dan terintegrasi agar pariwisata benar-benar dapat memberikan manfaat atau multiplier efek yang besar serta dapat memberikan efek pertumbuhan pada ekonomi daerah maupun nasional.